Kehidupan Baru

Kunamai ini sebuah kehidupan baru. Kehidupan baruku kini jauh berbeda dengan kehidupanku sebelumnya. Ada lebih banyak rintangan yang menghadang. Ada lebih banyak jebakan yang datang silih-berganti. Bisakah aku melaluinya, wahai Bulan?

 

Orang-orang di sekitarku tidak lagi sama dengan waktu-waktu lalu. Mereka amat berbeda. Mereka bagai langit dan neptunus. Bisakah aku berteman dengan mereka, wahai Bintang?

 

Aku ingin beradaptasi. Aku ingin seperti atmosfer. Aku ingin jadi pupa dan terlahir kembali. Aku ingin…. sungguh, aku ingin. Bisakah khayalku ini terkabul, wahai Mentari?

 

Masa-masa SMA-ku diawali dengan penuh rasa jenuh. Aku melaluinya dengan hampa, dan tak terasa keluarlah kristal-kristal putih yang mencair dari dua bola mata. Ini adalah hari kedua, dan aku belum mampu. Aku belum mampu melangkah ke depan dari masa lalu. Ternyata memang benar, kenangan sangat sulit dilupakan. Entah, apa mereka juga merasakan hal yang sama denganku.

 

Aku rindu kalian, teman.

 

 

Asteroid pun berotasi tanpa peduli.

 

 

 

 

Bunga-bunga angkasa layu.

 

 

 

 

 

 

 

Dan…. galaksiku hancur.13710721_1836124153284636_8888500251732264571_o

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s